Seorang peserta upacara melintas di depan baliho berlogo Partai PDI Perjuangan sebelum upacara peringatan HUT PDIP di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta (10/1/12).  FOTO ANTARA/Andika Wahyu.
Seorang peserta upacara melintas di depan baliho berlogo Partai PDI Perjuangan sebelum upacara peringatan HUT PDIP di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta (10/1/12). FOTO ANTARA/Andika Wahyu.
"Kami sepakat parpol dan tim sukses akan selalu patuh melaksanakan aturan-aturan, tanpa ada intimidasi dan sebagainya."

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang mengusung Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon gubernur Jakarta, berjanji akan mematuhi seluruh aturan dalam Pemilukada. Itu dilakukan agar tercipta suasana politik yang jujur dan bersih.

"Kami sepakat parpol dan tim sukses akan selalu patuh melaksanakan aturan-aturan, tanpa ada intimidasi dan sebagainya," kata Djarot Syaiful Hidayat, Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, usai pertemuan dengan KPUD dan Panwaslu di Hotel Aryaduta, Selasa (29/5).

Djarot berharap, Pemilukada DKI dapat menjadi cermin dan contoh bagi pelaksanaan Pilkada di seluruh Indonesia. "Kita ingin Pilkada ini berjalan aman, dan tidak ada gugatan ke MK, kasih contoh yang baik, kan capek setiap selesai Pilkada  harus ada gugatan ke MK," tambahnya.

Karena itu, Djarot mendesak permasalahan kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT) segera diselesaikan.

"Kita berharap proses ini segera selesai. Semakin cepat, semakin baik. Sehingga ini tidak mengganggu jadwal Pemilukada keseluruhan," tegasnya.  

Djarot juga menyepakati bahwa jangan sampai Pilkada diundur, dan tetap berlangsung sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, yakni 11 Juli 2012 mendatang.

"Kalau diundur, lama sekali. Kita harapkan awal juni, paling lambat DPT bisa disahkan, dengan mendapat  persetujuan dari seluruh parpol ataupun seluruh peserta," tandasnya.